Kepo-Teknologi

Dapatkan Informasi mengenai Gadget, Software, Hardware , dan Teknologi disini

Kepo-Teknologi in Facebook

Ayo sekarang kamu bisa bertukar informasi tentang teknologi di Facebook

Gabung juga di Twitter

Kami menyajikan informasi terbaru tentang Teknologi

Pasang Iklanmu Disini

Kami menyidiakan link download paling terpercaya dan aman

Pasang Iklanmu Disini

Kami tempat terbaik untuk anda yang ingin konsultasi tentang Teknologi

Tampilkan postingan dengan label Animasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Februari 2013

Siswa SMK Dicekoki Desain 3D dan Animasi





Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hari ini menandatangani kerja sama dengan Autodesk, perusahaan peranti lunak pembuat desain 3D, arsitek, teknik, dan hiburan.

Buah kerja sama ini menyediakan akses lisensi gratis dan pelatihan penggunaan peranti lunak 3D buatan Autodesk di bidang animasi, teknik, arsitek bangunan, game, dan konstruksi, untuk siswa-siswi SMK di seluruh Indonesia.

Maksud pemerintah menggandeng Autodesk tidak lain adalah menciptakan peluang bagi siswa SMK agar keterampilan dan pengetahuan lebih meningkat, sehingga bisa menciptakan sumber daya yang lebih siap pakai di masa depan.

"Dengan ada pelatihan peranti lunak 3D ini, para siswa diharapkan dapat memiliki keahlian lebih untuk masa depannya," ujar Anang Tjahyono, Direktur Pembinaan SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Tidak hanya akan menjadi karyawan, kami pun berharap para siswa juga berpotensi menjadi seorang pengusaha," tandasnya, saat ditemui di acara Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktorat Pembinaan SMK dan Autodesk, di Jakarta, 7 Februari 2013.

Peranti Lunak Asli Mahal

Mahalnya harga peranti lunak yang asli, diakui Anang, menjadi alasan mengapa pihaknya menunjuk Autodesk sebagai mitra. Saat ini, peranti lunak 3D Autodesk digunakan sebagai alat pada kurikulum SMK jurusan teknik bangunan, teknik arsitektur, dan teknik mesin.

Untuk itu, Direktorat Pembinaan SMK akan berupaya agar peranti lunak 3D ini bisa digunakan di seluruh SMK di Indonesia secara bertahap.

Untuk tahap awal, Autodesk menghibahkan peranti lunaknya ke 10.000 SMK yang ada di Indonesia. "Secara total, ada 35 produk yang kami bagikan ke sekolah-sekolah menengah kejuruan," kata George Abraham, Head of Education Worldwide Emerging Markets Autodesk.

Dia mengatakan, kebutuhan akan SDM-SDM yang memiliki keahlian 3D dan animasi berkualitas terus bertambah di skala internasional.

Sebab itu, Autodesk sepakat bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan siswa-siswa yang menjadi calon "bintang" di masa depan.

Autodesk juga memberikan pelatihan kepada 33 guru SMK di 33 provinsi terkait penggunaan peranti lunak 3D. "Nantinya, para guru-guru tersebut yang akan mengedukasi siswa-siswa tentang bagaimana menggunakan perangkat lunak ini," jelas Abraham.

Sumber: VIVA

Kamis, 31 Januari 2013

Membuat Animasi Kupu-kupu

Ingin belajar membuat animasi Flash? nih admin kasih tutorial yang admin kutip dari youtube, silakan dipelajari



Rabu, 30 Januari 2013

Rini Sugianto, Animator Indonesia di Level Dunia




Rini Sugianto adalah salah satu animator Indonesia yang telah sukses menembus level dunia. Ia pun terlibat dalam animasi yang cukup bergengsi, “The Adventures of Tintin” karya Steven Spielberg dan saat ini sedang mengerjakan post production animation untuk film “The Avengers”.

Melalui e-mail, lulusan Academy of Art University, San Francisco ini mengaku mendapatkan banyak pengalaman di dunia animasi.

Dari Game ke Film

Awalnya, Rini bercerita, ia sempat kesulitan mencari kerja. Tetapi kemudian, Rini dapat kesempatan untuk magang di sebuah perusahaan game di San Francisco. “Setelah tiga bulan, mereka decided untuk hire saya full time,” kenangnya.

Rini pernah mencicipi menggarap animasi di beberapa studio game. Mulai dari Stormfront (pembuat game Neverwinter Nights), Offset Studio (Project Offset) dan kemudian Blur Studio (yang melahirkan game seperti Dante’s Inferno, Halo dll). Sejak Agustus 2010, Rini bergabung dengan Weta Digital di Selandia Baru.

Tantangan dan Kesempatan

Meski sudah mencapai level internasional, Rini masih tampak berhati-hati untuk tidak terlalu membangga-banggakan prestasinya. Ia mengaku masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Tantangan paling besarnya mungkin untuk tetap menghasil(kan) animasi yang bagus. Animation industry ini very competitive, dan saingannya dari mana-mana. Lulusan-lulusan baru dari sekolah-sekolah animasi juga tidak kalah dengan animator yang sudah bekerja bertahun-tahun,” ia bercerita.

Tapi sisi baiknya, ujar Rini, industri animasi adalah industri yang melibatkan banyak negara. “Jadi bisa kenal dengan orang-orang dari berbagai negara, dan bisa dapet kesempatan untuk bekerja di berbagai negara juga,” paparnya.

Setelah Tintin, yang murni animasi dan digarap penuh oleh Weta Digital, Rini sekarang mengerjakan animasi pasca produksi untuk film The Avengers. Perbedaannya cukup mencolok karena Avengers dikerjakan oleh beberapa perusahaan dan merupakan film live action.

Bagi penggemar film dari komik tentunya The Avengers salah satu yang dinanti-nantikan. Ini akan menjadi titik temu beberapa film laris seperti Captain America, Iron Man dan Thor. Sayangnya, Rini belum bisa membocorkan apa-apa dari film itu.

Animasi Indonesia

Rini mengaku cukup memperhatikan perkembangan animasi di Indonesia. Bahkan selama satu tahun terakhir, ia terlibat sebagai juri dalam sebuah kompetisi yang diadakan komunitas IndoCG.

Menurut Rini, ia mengamati adanya perbaikan kualitas dari animasi yang dihasilkan Indonesia. Animator Indonesia yang bekerja di berbagai negara juga semakin banyak.

Ia pun berharap Indonesia bisa menghasilkan karya animasi yang semakin baik. Tak menutup kemungkinan pula akan lahirnya film animasi layar lebar maupun studio animasi kelas atas dari Indonesia.

Kepada para animator di Tanah Air, ia berpesan: “Saya selalu bilang untuk never give up, there’s always a way. Terus juga untuk animator-animator: Always ask for critiques. Itu cara paling gampang untuk memajukan skill kita sendiri.”

Semoga kisah Rini bisa jadi motivasi dan inspirasi para penggiat animasi dalam negeri untuk terus berkarya.

Sumber: KOMPAS

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites
Kenapa Blog ini dibuat? karena kami ingin menyediakan tempat untuk anda mencari informasi dan mendownload dengan aman dan tepercaya. Kami akan berusaha selalu menyediakan posting yang mungkin anda butuhkan. Dengan menyertakan sumber pada setiap posting kami kami berharap agar para pemilik artikel tidak ada yang kami rugikan. Semoga posting kami bermanfaat.